October 17, 2021

Juventus KO di Liga Champions, Inter Milan Haram Bicara soal Gelar Scudetto Liga Italia

Inter Milan belum pada waktu dan tempatnya untuk berbicara soal peluang mereka untuk meraih gelar Scudetto Liga Italia 2020/2021. Tersingkirnya Juventus dari ajang Liga Champions menjadi alasan kuat mengapa Inter Milan diprediksi akan melalui jalan terjal dalam misi kembali merajai Liga Italia. Sebagaimana yang diketahui, langkah Juventus terhenti di tangan FC Porto pada babak 16 besar.

Bianconeri tersingkir setelah menelan kalah gol tandang dalam pertandingan dua leg yang berkesudahan lewat skor 4 4. Situasi yang dialami oleh Juventus jelas menjadi satu di antara perhatian klub pesaing kuat untuk meraih Sscudetto musim ini. Satu diantaranya ialah Inter Milan.

Melalui pemain bertahan andalan mereka, Alessandro Bastoni, ia menyatakan saat ini Nerazzurri tidak dalam waktu yang tepat untuk membicarakan mengenai Scudetto Liga Italia. "Saat ini dilarang berbicara mengenai berbicara soal peluang meraih gelar Liga Italia," terang Bastoni, dikutip dari laman Football Italia . Menurut pemain muda asal Italia itu, masih banyak jalan terjal yang harus merak lalui guna mentgulang kembali musim 2009/2010, di mana musim tersebut terakhir kali Nerazzurri meraih gelar Serie A.

“Masih banyak jalan yang harus dilalui, dan dalam sepak bola, mudah untuk jatuh dari kejayaan." Lebih lanjut, Bastoni mewaspadai dengan tersingkirnya Juventus dari ajang Liga Champions. Dengan Bianconeri yang babak belur di kompetisi elite benua biru itu, fokus utama anak asuh Andrea Pirlo jelas ke Liga Italia.

Terlebih lagi, Bianconeri mengusung misi untuk menggenapi trofi Scudetto mereka menjadi 10 secara ebruntun. "Juventus tetap menjadi pesaing yang kredibel, keluar dari Liga Champions akan memotivasi mereka." Tidak bisa dipungkiri kembali bahwa sepak terjang Juventus musim ini banyak mengalami penurunan yang signifikan.

Cristiano Ronaldo cs yang tengah limbung kini duduk di tangga ketiga klasemen lewat koleksi 52 poin. Bianconeri berselisih 10 poin dengan Inter Milan yang tengah nyaman di puncak klasemen lewat status Capolista mereka. Meskipun demikian, Bastoni tetap memandang bahwa Juventus adalah pedoman bagi Nerazzurir untuk terus tampil maksimal hingga akhir musim.

"Mereka adalah referensi kami, tetapi kami ingin menyelesaikannya di depan mereka," tegasnya menambahkan. Di sisi lain, Inter Milan menjadi satu di antara contoh nyata bagaimana sepak terjang menawan mereka setelah keluar dari Liga Champions. Nerazzurri hanya mampu finish di dasar klasemen fase grup Liga Champions.

Mereka tak mampu melenggang ke babak selanjutnya, maupun berkompetisi di Liga Eropa. Hasilnya, satu di antara cara paling ampuh untuk membayar kegagalan Nerazzurri ialah dengan fokus ke Liga Italia. "Kami melakukan pertemuan kolektif setelah tersingkir dari Liga Champions pada Desember. Itu merupakan pukulan besar, ”tambah Bastoni.

“Itu adalah titik balik musim. Kami merasa lebih bertanggung jawab dan Conte mengirimkan kejahatan kepada kami," pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *