October 17, 2021

Syarief Hasan Turut Berduka Atas Hilangnya Kapal Selam KRI Nanggala 402

Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan menyampaikan bela sungkawa sedalam dalamnya kepada keluarga korban atas hilang kontaknya kapal selam KRI Nanggala 402 pada Rabu, (21/4/2021). Ia berharap, kapal selam bersama personelnya tersebut dapat segera ditemukan oleh tim Search and Rescue (SAR). “Saya selaku pribadi dan pimpinan MPR RI menyampaikan bela sungkawa sedalam dalamnya atas kejadian yang membawa duka ini. Semoga pesawat kapal selam KRI Nanggala segera ditemukan dan keluarga prajurit TNI AL yang menjadi korban diberikan ketabahan serta kesabaran atas kejadian ini,” ungkapnya.

Dari rilis resmi Dinas Penerangan TNI AL (Dispenal) disebutkan bahwa kapal selam milik TNI AL ini hilang kontak saat melakukan latihan penembakan senjata strategis di Perairan Selat Bali. Kapal selam ini hilang bersama 53 personel yang merupakan prajurit prajurit TNI AL yang sedang latihan menembakkan torpedo. Anggota Komisi 1 DPR RI yang membidangi pertahanan dan intelijen ini mendukung langkah TNI AL untuk melakukan investigasi agar dapat mengetahui penyebab hilang kontaknya kapal selam tersebut.

“Hasil investigasi tersebut dapat dijadikan sebagai salah satu rujukan dan pembelajaran agar tidak kembali terjadi hal yang serupa," sambungnya Apalagi, menurut Syarief Hasan, ini bukan kali ini pertama terjadi kecelakan saat para prajurit TNI melakukan latihan. “Kita sudah beberapa kali mendengar berita bahwa terjadi kecelakaan saat prajurit TNI melakukan latihan. Ada kecelakaan helikopter TNI AD di Kendal, kecelakaan Pesawat Latih TNI AU di Lanud Adisutjipto, dan kini hilang kontaknya kapal selam TNI AL,” cerita Syarief Hasan.

Ia pun mendorong, TNI dan Kementerian Pertahanan melakukan evaluasi terkait kondisi dan proses maintenance alutsista Indonesia. “Kejadian ini harusnya menjadi lampu merah agar kita melakukan evaluasi besar besaran terhadap seluruh alutsista yang kita miliki. Kita sudah sering kehilangan prajurit terbaik dari kecelakaan kecelakaan alutsista,” ungkap Syarief Hasan Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat menyebut bahwa para prajurit yang menjadi korban merupakan pahlawan pahlawan bangsa sebab mereka menjadi korban saat menjalani pendidikan untuk memperkuat pertahanan negara.

“53 prajurit TNI AL yang berada di dalam kapal selam tersebut adalah para pahlawan dan abdi bangsa. Kita berdoa, semoga para korban dapat segera ditemukan dalam kondisi baik,” ungkapnya. Ia pun mengajak kepada semua pihak untuk memberikan dukungan pencarian kapal selam yang dijuluki monster bawah laut tersebut. “Kita tentu harus memberikan dukungan kepada tim SAR, TNI, dan stakeholder lainnya yang tengah bergerak untuk melakukan pencarian.Dan mari kita berdoa semoga kapal selam KRI Nanggala bersama 53 personelnya dapat segera ditemukan. selamat dan dalam keadaan sehat," harapan Syarief.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *