Komisi X Tolak Rencana Penyetopan Alokasi Dana LPDP

Didierantiques, Jakarta – Rencana pemerintah mengakhiri alokasi APBN untuk program Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menuai kontroversi. Alokasi APBN untuk program LPDP hendaknya dipertahankan untuk semakin memperluas kesempatan anak bangsa melanjutkan pendidikan di kampus-kampus berkualitas di seluruh dunia.

“Kami menolak penghentian pencairan dana APBN untuk LPDP. “Kami yakin alokasi dana LPDP justru akan meningkat sehingga menambah kuota mahasiswa penerima beasiswa dari program ini,” kata Ketua Komisi X DPR RI Saiful Hooda dalam keterangannya, Rabu (24/1/12). 2024).

Huda mengatakan, setiap tahun APBN mengalokasikan dana pendidikan sebesar Rp 20 miliar. Dana pendidikan saat ini digunakan untuk mendanai program LPDP. “Dana Pendidikan saat ini mengumpulkan $140 triliun per tahun, yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan beasiswa hingga $5 triliun,” katanya.

Hooda mengatakan, kuota penerima beasiswa LPDP sebanyak 9.000 hingga 10.000 mahasiswa dalam setahun. Menurutnya, kuota penerima beasiswa harus ditingkatkan agar mahasiswa Indonesia mempunyai kesempatan belajar di kampus ternama dan luar negeri. “Dan salah satu cara untuk menambah kuota adalah dengan menambah dana pendidikan LPDP, bukan menghentikannya,” ujarnya.

Politisi PKB ini mengatakan, angka partisipasi keseluruhan (APK) Indonesia pada pendidikan tinggi saat ini masih rendah dibandingkan negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Salah satu faktor penyebab rendahnya APK pendidikan tinggi adalah mahalnya biaya pendidikan tinggi.

“Kami menilai pemerintah harus mulai memikirkan langkah-langkah untuk meningkatkan peluang pelajar Indonesia untuk melanjutkan ke jenjang ketiga. Hal itu bisa dilakukan dengan memanfaatkan dana pendidikan,” ujarnya.

Sebagai informasi, Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadzir Efendi mengungkapkan rencana pembekuan anggaran beasiswa LPDP. Pembatalan tersebut salah satunya disebabkan anggaran LPDP yang mencapai kurang lebih Rp 140 triliun. Oleh karena itu, menurut Muhajir, alokasi APBN untuk LPDP akan ditahan jika anggarannya masih dalam pertimbangan. Meski demikian, bukan berarti program beasiswa LPDP akan dihapuskan di kemudian hari.