Petisi Permohonan Agar PSSI Segera Perpanjang Kontrak Shin Tae-yong Beredar

Didierantiques – Belakangan ini ramai perbincangan di media sosial terkait nasib Shin Tae Yeon, pelatih timnas Indonesia selanjutnya.

Pasalnya hingga saat ini PSSI belum mengambil keputusan untuk memperbarui kontrak Shin Tae Yeon.

Selain itu, Shin Tae Yong mengaku dalam wawancaranya dengan media Korea Selatan Sports Kyunghyang bahwa dirinya mendapat tawaran dari berbagai negara.

Baca juga: Jomblo berhak bahagia. tips hidup bahagia dan bahagia meski tanpa pasangan;

“Kami mendapat tawaran sekitar seminggu yang lalu,” kata Shin seperti dikutip Sports Kyunghyang.

Hal ini membuat netizen dan pecinta sepak bola Tanah Air di media sosial menyerukan agar PSSI segera memperbarui kontrak STY.

Pelatih asal Korea Selatan itu dinilai memberikan pengaruh yang sangat positif terhadap permainan dan prestasi timnas Indonesia.

Baru-baru ini, STY menorehkan sejarah dengan membawa timnas Indonesia melaju ke babak 16 besar Piala Asia untuk pertama kalinya.

Baca juga: Islam Bahagia dan Berkah Menurut QS Al Baqarah. Allah menginginkan kemudahan bagimu

Tak hanya di media sosial Twitter, muncul petisi yang meminta PSSI segera memperbarui kontrak Shin Tae Yong.

Petisi tersebut dibuat oleh komunitas Kebanggaan Indonesia atau para penggemar timnas Indonesia di media sosial baik Instagram maupun X.

“Sahabat suporter timnas, kami di Komunitas Kebanggaan Indonesia (Komunitas Fans Timnas di Instagram dan Twitter) menyampaikan petisi ini dengan tujuan untuk segera memperpanjang kontrak STY demi kepentingan timnas Indonesia. Petisi ini telah dibuat. Sebab, sebagian besar suporter Timnas Indonesia mendukung perpanjangan kontrak di media sosial.

Baca juga: Lagu comeback Jeong Ki ditampilkan di film My Name Is Loh Kiwan yang dirilis di Netflix pada 1 Maret 2024.

Adapun alasan pentingnya perpanjangan kontrak Shin Tae Yeon yang tertuang dalam pesan petisi tersebut, salah satunya adalah prestasi yang diraih.

Cerita Shin Tae-yong Pernah Diminta Panggil Pemain Titipan ke Timnas Indonesia

Didierantiques , Jakarta – Persoalan pemain yang ditunjuk di timnas Indonesia selalu ada dari masa ke masa, bahkan sejak era Shin Tae-yong. Banyak nama yang tidak seharusnya tampil bersama klub, namun tetap mendapat tempat di skuad Garuda, kerap dituding menjadi bagian dari kesepakatan antara pelatih dan pihak yang terlibat di baliknya.

Shin Tae-yong pun mengakui, saat menjadi pelatih Timnas Indonesia, ada pihak yang mencoba menyerahkan pemain kepadanya. Namun tak merinci siapa saja pihak yang dimaksud, permintaan tersebut tak pernah ditanggapi oleh pelatih asal Korea Selatan tersebut.

“Ada, mereka (yang menyerahkan pemain). Namun, saya tidak pernah menjawab, itu tidak pernah terjadi ketika saya di sini, jadi Anda tidak perlu khawatir sekarang,” ujarnya saat diwawancarai Tempo. Kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Jumat 2 Februari 2024.

Saat pertama kali menjadi pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengungkapkan bahwa dirinya mendapat rekomendasi dari para pemain PSSI dan pelatih dari klub-klub Ligue 1. Beberapa di antaranya masih menjadi bagian dari skuad utama tim Merah Putih hingga saat ini.

“PSSI dan pelatih klub lokal memberi saya rekomendasi pemain dan akhirnya muncul nama-nama seperti Pratma Arhan, Rizky Ridho, Vitton Sulaiman, dan Arnando Ari yang sejak awal bersama saya dan kini menjadi pemain basis. Mereka sudah banyak berkembang,” ujarnya. Pelatih yang dikenal sebagai STY.

Pelatih berusia 53 tahun itu mengungkapkan, persoalan serah terima pemain bukan hanya terjadi di Indonesia. Fenomena ini juga terjadi di negara asalnya, Korea Selatan. Ia mengatakan, biasanya ada pihak yang berupaya memasukkan pemainnya ke timnas melalui hubungan. Namun, dia menegaskan tidak pernah menerima pemain yang dibagikan.

Sejak menangani Timnas Indonesia pada Desember 2019 lalu, Shin Tae-yong hampir selalu menggunakan komposisi skuad yang tak jauh berbeda di level senior. Selain nama-nama di atas, masih banyak pemain lain seperti Marcelino Ferdinand, Asnavi Mangqualum, Mark Cloke, Elkan Bagot, Dimas Drjad, dan Dendy Sulistyawan.

Takic yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Pembina Seongnam FC merasa kurang puas dengan komposisi timnas Indonesia saat ini. Shin Tae-yong sedang mencari penyerang naturalisasi demi mengatasi lesunya lini depan tim. Pilihan Redaksi: Timnas Indonesia Didukung Naturalisasi Shin Tae-yong: Bisa Ubah Pola Pikir Pemain Lokal

Shin Tae-yong mengungkapkan pertandingan Ligue 1 memiliki waktu bermain paling sedikit sehingga berdampak pada kekuatan fisik pemain Indonesia. Baca selengkapnya

Shin Tae-yong menyampaikan keluh kesahnya soal Liga Indonesia kepada Ketua Umum PSSI Eric Thohir. Baca selengkapnya

Kiper FC Dallas, Marton Paes, salah satu pemain potensial yang dinaturalisasi timnas Indonesia. Baca selengkapnya

Sandy Walsh bercerita tentang pengalamannya memilih bersama Marcelino Ferdinando pada pemilu 2024, mulai dari persiapan hingga memasuki TPS. Baca selengkapnya

Shin Tae-yong membandingkan kedisiplinan pemain Timnas Indonesia saat pertama kali berlatih dengan pemain Korea Selatan. Baca selengkapnya

Shin Tae-yong menilai kehadiran pemain naturalisasi bisa memberikan efek positif bagi pemain lokal di Timnas Indonesia. Baca selengkapnya

Pemain Indonesia Marcelino Ferdinand merasa perkembangannya pesat setelah bergabung dengan KMSK Deenze selama setahun. Baca selengkapnya

Indira Sajafri menegaskan, dirinya hanya akan memanggil pemain diaspora berpaspor Indonesia ke timnas Indonesia TC U-20. Bagaimana dengan Chow Yun Damnik? Baca selengkapnya

Indira Sajafri mengatakan PSSI telah melakukan pembicaraan dengan beberapa negara yang berpotensi menjadi lawan timnas U-20 Indonesia. Baca selengkapnya

Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong sedang berlibur ke Korea Selatan. Ia menjabat sebagai Ketua Komite Penasihat Sengnam FC. Baca selengkapnya